Tips Dalam Memilih AC Pendingin Ruangan

Tips Dalam Memilih AC Pendingin Ruangan

Pembelian perangkat elektronik seperti sebuah mesin AC pendingin ruangan tidak bisa dilakukan secara serta merta. Kalau salah memilih, bisa-bisa perangkat AC tersebut mempunyai performa tidak sesuai dengan yang diharapkan. Entah apakah itu AC tidak bekerja semestinya dan ruangan tidak terlalu dingin, atau ternyata mesin AC yang dibeli boros listrik.

Untuk itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan kalau ingin membeli sebuah mesin AC pendingin. Berikut ini adalah beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan.

1. Satuan PK

Berbeda dengan perangkat elektronik lainnya, AC adalah perangkat yang menggunakan satuan PK. Lalu apa yang dimaksud dengan satuan PK? PK merupakan kepanjangan dari paar de kraft, kalimat dalam bahasa belanda yang artinya daya kuda. Dan satuan PK ini mempunyai nilai yang hampir etara dengan horse power, 1 HP = 1,014 PK. Selain itu, 1 PK = 745,7 Watt.

2. Kapasitas AC

Faktor lain yang perlu diketahui saat membeli sebuah mesin AC adalah terkait kapasitasnya. AC dilengkapi pula dengan satuan lain yang disebut BTUH ( British Thermal Unit per Hours ). Dan satuan ini merupakan satuan yang digunakan untuk menentukan kapasitas AC dalam menyerap panas dalam jangka satu jam. Hal ini sesuai dengan prinsip kerja sebuah AC yang pada dasarnya adalah menyerap panas sehingga pada akhirnya membuat ruangan menjadi lebih dingin.

Setelah mengetahui kapasitas dan satuan PK, maka seorang konsumen yang tertarik untuk membeli sebuah AC pun bisa mencari perangkat yang sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini tentunya disesuaikan dengan ukuran dari ruangan tempat AC akan ditempatkan. Sebagai informasi tambahan, 1 PK = 9000 – 10.000 btuh.

Misalkan, kita mempunyai ruangan berukuran 18 meter persegi. Lalu mesin AC berkapasitas berapa yang dibutuhkan? Pertama, rasio ideal antara kapasitas AC dengan ukuran ruangan adalah sebesar 600 BTUH / meter persegi. Jadi kalau memiliki ruangan sebear 18 meter persegi, maka mesin AC yang dibutuhkan adalah: 600 BTUH/meter persegi x 18 meter persegi = 10.800 BTUH. Maka mesin AC yang bisa digunakan untuk ruangan seluas 18 meter persegi adalah AC 1 PK.

AC ½ PK = ± 5000 BTUH

AC ¾ PK = ± 7000 BTUH

AC 1 PK = ± 9000 BTUH

AC 1 ½ PK = ±12000 BTUH

AC 2 PK = ± 18000 BTUH

Masalah Hutang Kartu Kredit

Masalah Hutang Kartu Kredit

Kartu kredit bukanlah hal yang mewah lagi, akan tetapi itu sudah hampir menjadi kebutuhan. Bayangkan banyak orang menggunakan kartu kredit. Pada kenyataannya, banyak orang memiliki kartu kredit lebih dari satu. Perindustrian kartu kredit berkembang cepat. Akan tetapi, industry kartu kredit dan pengguna kartu kredit dihadapkan dengan satu masalah, yaitu masalah hutang kartu kredit. Untuk memahami apa yang dimaksud dengan hutang kartu kredit, kita perlu memahami bahwa cara kerja penggunaan kartu kredit sebagai berikut.

Kartu kredit, sebagainmana namanya, adalah kartu dimana Anda bisa melakukan kredit, seperti misalnya peminjaman (hutang kartu kredit Anda). Kartu kredit Anda adalah perwakilan dari akun kredit yang Anda pegang dengan penyokong kartu kredit Anda. Apapun jenis pembayaran yang Anda buat, menggunakan kartu kredit sebenarnya adalah peminjaman yang dikontribusikan ke hutang kartu kredit. Jumlah keseluruhan hutang kartu kredit Anda adalah jumlah uang yang Anda pinjam dari penyokong kartu kredit. Anda harus membereskan hutang kartu kredit Anda tiap bulan. Sehingga, Anda akan menerima pernyataan setiap bulan atau rekening kartu kredit yang menunjukan hutang keseluruhan kartu kredit Anda. Anda harus membayar hutang kartu kredit Anda sebelum tanggal pembayaran, jika Anda tidak memenuhinya, Anda akan didenda dengan denda keterlambatan dan bunga. Akan tetapi, Anda mendapat pilihan untuk membuat pembayaran separuh (minimal) juga, dimana dalam kasus ini Anda tidak mendapat denda keterlambatan tapi hanya bunga tambahan pada hutang kartu kredit Anda.

Jika Anda tidak menyelesaikan hutang kartu kredit Anda sepenuhnya, bunga akan ditambahkan. Oleh karena itu, hutang kartu kredit Anda akan semakin bertambah, dan lagi karena jumlah bunga pada hutang kartu kredit pada umumnya lebih tinggi daripada jumlah bunga dari jenis pinjaman lainnya.

Lebih dari itu, bunga ditambahkan pada hutang kartu kredit Anda setiap bulan ke bentuk neraca baru atau jumlah hutang kartu kredit baru. Jika Anda tetap membuat pembayaran separuh (atau tidak melakukan pembayaran sama sekali) bunga akan dijumlahkan lagi ke hutang kartu kredit Anda yang baru. Sehingga akhirnya Anda harus membayar bunga dari bulan lalu juga. Dan lagi, jika Anda masih tidak mengendalikan kebiasan Anda yang boros, hutang kartu kredit Anda akan bertambah dengan cepat. Ini adalah bagaimana lingkaran jahat hutang kartu kredit Anda berjalan.